manusia adalah makhluk sosial. sebagai makhluk sosial, adalah hal yang sangat wajar jika manusia membentuk atau bergabung dalam sebuah kelompok.
secara garis besar, motivasi seseorang bergabung dalam suatu kelompok adalah :
♪ ingin mencapai tujuan, dimana kalau hanya sendirian tujuan tersebut tidak dapat / sulit tercapai.
♪ ingin memenuhi kebutuhan
♪ mendorong pengembangan konsep diri & harga diri
♪ memberikan pengetahuan & informasi
♪ mendapat benefit-benefit khusus yang belum tentu didapat jika tidak masuk kelompok
ada 3 ahli yang memberikan pendapatnya mengenai faktor yang membuat seseorang masuk kelompok :
Forsyth
- pemenuhan kebutuhan psikologis seperti rasa aman
- meningkatkan ketahanan adaptif
- memenuhi kebutuhan akan informasi
Shaw
☼ Ketertarikan interpersonal
☼ Aktivitas kelompok
☼ Tujuan kelompok
☼ Membership kelompok
☼ Kemudahan2 setelah menjadi anggota kelompok
Robbins
► Safety
► Status
► Self achievement
► Pertalian (afiliasi)
► Power (kekuasaan)
► Pencapaian tujuan
Sumber :
Handout Psikologi Kelompok Universitas Gunadarma oleh Klara Innata Arishanti
Walgito, Bimo. 2007. Psikologi Kelompok. Yogyakarta: Penerbit ANDI
Selasa, 12 Oktober 2010
Sabtu, 09 Oktober 2010
PDKT Studi Kelompok : Faktor Yang Mempengaruhi Efektivitas Kelompok
ada 2 faktor :
1. Faktor Situasional : Karakteristik Kelompok
- Hare, 1952 -> Ukuran efektif dalam kelompok : 5 orang
- 5 jaringan komunikasi (jarkom) :





- Kohesi Kelompok : kekuatan yang membuat anggota tetap bertahan dalam kelompok (Collins & Raven)
ukuran kohesi kelompok (Mc David & Harori)
a. ketertarikan interpersonal
b. ketertarikan pada kegiatan dan fungsi kelompok
c. ketertarikan pada kelompok sebagai alat pemenuh kebutuhan
- Kepemimpinan : komunikasi positif, mempengaruhi kelompok untuk bergerak ke arah tujuan kelompok (Cragan & Wright)
2. Faktor Personal : Karakteristik Member
- proses interpersonal : openness, trust, sympathy
- kebutuhan interpersonal : Schultz (FIRO) -> inclusion, control, affection
Sumber : Handout Psikologi Kelompok Universitas Gunadarma
PDKT Studi Kelompok : Karakteristik Kelompok
Menurut Sorsyth :
1. Interaksi -> fisik, verbal, non-verbal, emosional
2. Struktur -> pola hubungan stabil antara anggota
Role
Norma
Relasi antar anggota
3. Tujuan
Intrinsik
Ekstrinsik (bersama) -> faktor pemersatu paling kuat dan memotivasi perilaku tertentu untuk mencapai tujuan
4. Groupness -> kesatuan kelompok
5. Ketergantungan dinamis
Sumber : Handout Psikologi Kelompok Universitas Gunadarma
1. Interaksi -> fisik, verbal, non-verbal, emosional
2. Struktur -> pola hubungan stabil antara anggota
Role
Norma
Relasi antar anggota
3. Tujuan
Intrinsik
Ekstrinsik (bersama) -> faktor pemersatu paling kuat dan memotivasi perilaku tertentu untuk mencapai tujuan
4. Groupness -> kesatuan kelompok
5. Ketergantungan dinamis
Sumber : Handout Psikologi Kelompok Universitas Gunadarma
PDKT Studi Kelompok : Teori Prestasi
Teori Prestasi (Stogdill)
disebut juga Produktivitas Kelompok
dikembangkan dari 3 teori yang orientasinya berbeda :
a. orientasi penguat (belajar)
b. orientasi lapangan (interaksi)
c. orientasi kognitif (harapan)
Input (dari anggota) : interaksi, performance, harapan
Variabel Media :
a. Struktur Formal : fungsi dan status
b. Struktur Peran : tanggung jawab dan otoritas
Output (prestasi) : produktivitas, moril, integrasi -> feedback input
Sumber : Handout Psikologi kelompok Universitas Gunadarma
disebut juga Produktivitas Kelompok
dikembangkan dari 3 teori yang orientasinya berbeda :
a. orientasi penguat (belajar)
b. orientasi lapangan (interaksi)
c. orientasi kognitif (harapan)
Input (dari anggota) : interaksi, performance, harapan
Variabel Media :
a. Struktur Formal : fungsi dan status
b. Struktur Peran : tanggung jawab dan otoritas
Output (prestasi) : produktivitas, moril, integrasi -> feedback input
Sumber : Handout Psikologi kelompok Universitas Gunadarma
PDKT Studi Kelompok : Teori Sintalitas
dikemukakan oleh Cattel
disebut juga :
pendekatan empirical-statistical (Cartwright & Zender)
transorientational (Shaw & Constanzo)
teori ini mengandung 2 bagian yang saling berkaitan : dimensi kelompok dan dinamika sintalitas
Dimensi Kelompok
terdapat 3 kategori :
1. Sifat-sifat Populasi : sifat-sifat individu yang membentuk kelompok
2. Sintalitas : kepribadian kelompok -> sifat-sifat sintalitas : pengaruh kelompok sebagai totalitas
3. Sifat-sifat struktur internal : hubungan antar-anggota kelompok dan sifat-sifat struktur yang dipantulkan dalam pola organisasi kelompok.
Dinamika Sintalitas
konsep pokok dalam analisis : Sinergi (totalitas sinergi individu dalam kelompok)
2 macam Aktivitas Kelompok :
a. mempertahankan atau merawat kelompok
b. mencapai tujuan kelompok
spesifikasi sifat-sifat sinergi
1. kelompok dibentuk untuk memuaskan kebutuhan individu
2. jumlah sinergi kelompok = resultan vektorial atau hasil sikap anggota terhadap kelompoknya
3. sinergi efektif bertujuan untuk mencapai tujuan di luar kelompok -> membentuk pola reaksi kelompok
4. tiap anggota kelompok dapat menggunakan kelompok untuk tujuan pribadi
5. pola perilaku kelompok seperti kesetiaan, ketaatan, dsb dipelajari berkaitan dengan hukum efek
6. anggota kelompok mungkin mengalami overlapping, tetapi sinergi total kelompok tetap konstan selama sinergi kelompok tetap pada tingkat yang sama saat menuju tujuan yang sama
7. adanya kesejajaran erat antara sifat-sifat pribadi anggota dengan sifat-sifat sintalitas kelompok.
Sumber : Walgito, Bimo. 2007. Psikologi Kelompok. Yogyakarta: Penerbit ANDI
disebut juga :
pendekatan empirical-statistical (Cartwright & Zender)
transorientational (Shaw & Constanzo)
teori ini mengandung 2 bagian yang saling berkaitan : dimensi kelompok dan dinamika sintalitas
Dimensi Kelompok
terdapat 3 kategori :
1. Sifat-sifat Populasi : sifat-sifat individu yang membentuk kelompok
2. Sintalitas : kepribadian kelompok -> sifat-sifat sintalitas : pengaruh kelompok sebagai totalitas
3. Sifat-sifat struktur internal : hubungan antar-anggota kelompok dan sifat-sifat struktur yang dipantulkan dalam pola organisasi kelompok.
Dinamika Sintalitas
konsep pokok dalam analisis : Sinergi (totalitas sinergi individu dalam kelompok)
2 macam Aktivitas Kelompok :
a. mempertahankan atau merawat kelompok
b. mencapai tujuan kelompok
spesifikasi sifat-sifat sinergi
1. kelompok dibentuk untuk memuaskan kebutuhan individu
2. jumlah sinergi kelompok = resultan vektorial atau hasil sikap anggota terhadap kelompoknya
3. sinergi efektif bertujuan untuk mencapai tujuan di luar kelompok -> membentuk pola reaksi kelompok
4. tiap anggota kelompok dapat menggunakan kelompok untuk tujuan pribadi
5. pola perilaku kelompok seperti kesetiaan, ketaatan, dsb dipelajari berkaitan dengan hukum efek
6. anggota kelompok mungkin mengalami overlapping, tetapi sinergi total kelompok tetap konstan selama sinergi kelompok tetap pada tingkat yang sama saat menuju tujuan yang sama
7. adanya kesejajaran erat antara sifat-sifat pribadi anggota dengan sifat-sifat sintalitas kelompok.
Sumber : Walgito, Bimo. 2007. Psikologi Kelompok. Yogyakarta: Penerbit ANDI
Jumat, 01 Oktober 2010
Dinamika Kelompok - Orientasi Teoritis : Apa Saja yang Mempengaruhi Efektivitas Kelompok?
Apa saja yang mempengaruhi efektivitas kelompok?
1. Tujuan
☼ mudah dimengerti anggota (easy to understand)
☼ relevan dengan kebutuhan anggota (relevant)
☼ mengisyaratkan interdependensi
☼ menambah tinggi komitmen anggota untuk mencapai tujuan
2. Komunikasi → sharing ide-ide dan perasaan antar anggota (idea and feeling sharing)

3. Partisipasi dan leadership wajib terdistribusi antar anggota
☼ tanggung jawab
☼ anggota terlibat dalam pekerjaan kelompok
☼ setia pada kebutuhan kelompok
☼ puas terhadap keanggotaan
☼ mampu memanfaatkan sumber daya / potensi dengan baik
☼ kohesivitas* kelompok meningkat
4. Prosedur pengambilan keputusan harus tepat dan fleksibel (AF - accurate and Flexible)
5. Kekuasaan dan pengaruh (Power and Influence)
6. Konflik : kontroversi ide/opini yang disampaikan anggota
► Pemicu : NSR → need, scarcity, rivalry (kebutuhan, kelangkaan, persaingan)
► Cara Mengatasi :
♫ Negosiasi
♫ Kerjasama
♫ Saling bergantung
7. Kohesivitas* meningkat
☼ saling menyukai
☼ ingin terus berada dalam kelompok
☼ puas dengan keanggotaan
☼ peningkatan penerimaan, dukungan, dan kepercayaan
8. Kemampuan memecahkan masalah
FSE (feeling, solving, evaluating)
☼ merasakan
☼ mencari dan menetapkan solusi
☼ mengevaluasi efektivitas solusi
*) Kohesivitas : hubungan antar anggota kelompok
Sumber :
Handout Psikologi Kelompok. Klara Innata Arishanti. 2005
google (gambar)
1. Tujuan
☼ mudah dimengerti anggota (easy to understand)
☼ relevan dengan kebutuhan anggota (relevant)
☼ mengisyaratkan interdependensi
☼ menambah tinggi komitmen anggota untuk mencapai tujuan
2. Komunikasi → sharing ide-ide dan perasaan antar anggota (idea and feeling sharing)
3. Partisipasi dan leadership wajib terdistribusi antar anggota
☼ tanggung jawab
☼ anggota terlibat dalam pekerjaan kelompok
☼ setia pada kebutuhan kelompok
☼ puas terhadap keanggotaan
☼ mampu memanfaatkan sumber daya / potensi dengan baik
☼ kohesivitas* kelompok meningkat
4. Prosedur pengambilan keputusan harus tepat dan fleksibel (AF - accurate and Flexible)
5. Kekuasaan dan pengaruh (Power and Influence)
6. Konflik : kontroversi ide/opini yang disampaikan anggota
► Pemicu : NSR → need, scarcity, rivalry (kebutuhan, kelangkaan, persaingan)
► Cara Mengatasi :
♫ Negosiasi
♫ Kerjasama
♫ Saling bergantung
7. Kohesivitas* meningkat
☼ saling menyukai
☼ ingin terus berada dalam kelompok
☼ puas dengan keanggotaan
☼ peningkatan penerimaan, dukungan, dan kepercayaan
8. Kemampuan memecahkan masalah
FSE (feeling, solving, evaluating)
☼ merasakan
☼ mencari dan menetapkan solusi
☼ mengevaluasi efektivitas solusi
*) Kohesivitas : hubungan antar anggota kelompok
Sumber :
Handout Psikologi Kelompok. Klara Innata Arishanti. 2005
google (gambar)
Dinamika Kelompok - Pengertian
· Tokohnya : Kurt Lewin
· mengacu pada apa yang terjadi dalam situasi kelompok
Karena Lewin adalah seorang penganut Psikologi Gestalt, maka beliau menyatakan bahwa :
► Kelompok harus berupa Gestalt : suatu konfigurasi yang memiliki suatu sistem kesatuan yang tidak dapat dipahami.
dan dirumuskan menjadi :
B=ƒ(P,E)
dimana :
B = Behavior
ƒ = fungsi
P = Person (individu)
E = Environment (lingkungan tempat P berada)
Bila dibahasakan akan menjadi "Behavior is a function of the Person and his or her Environment" - Tingkah laku merupakan fungsi dari individu dan lingkungannya.
Formula di atas dikenal dengan sebutan Lewin's Equation.
Perilaku kelompok → interaksi karakter personal & interaksi faktor lingkungan
Definisi lain dari Dinamika Kelompok :
"bidang penelitian yang bertujuan meningkatkan pengetahuan tentang kelaziman kelompok, hukum perkembangan, dan hubungan individu, kelompok lain, dan institusi yang lebih besar." (Cartwright dan Zander)
Syarat - syarat (Lewin) :
1. Berawal dari level kelompok → level individu
2. Fokusnya adalah variabel-variabel yang ada sekarang
3. Mewakili kekuatan dalam situasi kelompok
sumber :
Wikipedia - Lewin's Equation
Handout Psikologi Kelompok. Klara Innata Arishanti. 2005
· mengacu pada apa yang terjadi dalam situasi kelompok
Karena Lewin adalah seorang penganut Psikologi Gestalt, maka beliau menyatakan bahwa :
► Kelompok harus berupa Gestalt : suatu konfigurasi yang memiliki suatu sistem kesatuan yang tidak dapat dipahami.
dan dirumuskan menjadi :
B=ƒ(P,E)
dimana :
B = Behavior
ƒ = fungsi
P = Person (individu)
E = Environment (lingkungan tempat P berada)
Bila dibahasakan akan menjadi "Behavior is a function of the Person and his or her Environment" - Tingkah laku merupakan fungsi dari individu dan lingkungannya.
Formula di atas dikenal dengan sebutan Lewin's Equation.
Perilaku kelompok → interaksi karakter personal & interaksi faktor lingkungan
Definisi lain dari Dinamika Kelompok :
"bidang penelitian yang bertujuan meningkatkan pengetahuan tentang kelaziman kelompok, hukum perkembangan, dan hubungan individu, kelompok lain, dan institusi yang lebih besar." (Cartwright dan Zander)
Syarat - syarat (Lewin) :
1. Berawal dari level kelompok → level individu
2. Fokusnya adalah variabel-variabel yang ada sekarang
3. Mewakili kekuatan dalam situasi kelompok
sumber :
Wikipedia - Lewin's Equation
Handout Psikologi Kelompok. Klara Innata Arishanti. 2005
Langganan:
Postingan (Atom)