Rabu, 13 Oktober 2010

FIRO

acronym : Fundamental Interpersonal Relations Orientation

Merupakan teori interaksi yang berorientasi pada psikoanalisis dan dikemukakan oleh William Schultz ► orang mengorientasikan dirinya sendiri pada orang lain dengan suatu cara yang merupakan determinan yang mempengaruhi perilakunya dalam hubungan interpersonal.

interaksi masa kanak-kanak dan apakah 3 kebutuhan yang dibahas dibawah dapat terpenuhi atau tidak akan mempengaruhi interaksi selanjutnya.

Pola hubungan interpersonal dijelaskan dalam 3 kebutuhan :

- inclusion (keikutsertaan) : perasaan sebagai anggota kelompok
☼ undersocial → ex. : minder, menarik diri
☼ social → ex. : tahu situasi
☼ oversocial → ex. : overacting
orang dengan need of inclusion kuat akan tampak pada perilaku untuk dikenal, terkemuka, dsb

- control (dominasi) : keinginan untuk mendominasi & didominasi
☼ abdicrat : penurut
☼ democrat : asertif
☼ autocrat : otoriter
orang dengan kebutuhan mengontrol akan suka memberontak dan melawan, sementara yang kebutuhan untuk dikotrolnya tinggi cenderung pasif

- affection (kasih sayang) → emotional feeling
☼ underpersonal → menolak hubungan dekat
☼ personal → independent
☼ overpersonal

interaksi → kompatibel atau tidak?

3 macam kompabilitas yang terjadi pada tiap kebutuhan :

- interchange compability → bds mutual expression → kompatibel : sama2 bertukar keinginan
- Originator compability → ada kecocokan dengan apa yang diharapkan pihak lain dalam berbagai aspek
- reciprocal compability → saling memuaskan secara timbal-balik

Sumber :
Walgito, Bimo. 2007. Psikologi Kelompok. Yogyakarta: Penerbit ANDI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar