pembentukan struktur kelompok
Peran (Role) → perilaku yang biasa ditampilkan anggota kelompok yang menyediakan basis harapan berkaitan dengan peran orang dalam posisi bervariasi dalam kelompok
☼ Task roles : tugas
☼ Socioemotional roles : berhubungan dengan sosial
Teori 3 dimensi peran :
♠ dominance x submission
♠ friendly x unfriendly
♠ instrumentally controlled x emotionally expressive
Konflik peran : inter role (2/lebih peran yang dijalani orang lain) dan intra role (peran 1 orang dengan orang lain)
Norma (norm) → seperangkat aturan yang menggambarkan tindakan yang seharusnya diambil anggota kelompok
Sumber : Handout Psikologi Kelompok Universitas Gunadarma. Klara Innata Arishanti
Tampilkan postingan dengan label proses dasar dalam kelompok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label proses dasar dalam kelompok. Tampilkan semua postingan
Minggu, 31 Oktober 2010
Performing
bekerja sama dalam kelompok
Norman Triplett (1897) → fasilitasi sosial → kehadiran orang lain mempengaruhi performa seseorang
Coaction Paradigm → melakukan tugas di satu tempat, namun tidak saling berinteraksi. contoh : membaca di rental buku
Audience Paradigm (passive spectacors) → kehadiran orang lain menghambat performa. contoh : belajar di tempat ramai
Robert Zajonc → 2 respon :
Performa Kelompok yang Berinteraksi
Tipologi Tugas (Steiner)
Meningkatkan Performa
wajib ada : komunikasi, perencanaan, dan prosedur khusus
Prosedur khusus :
Brainstorming
☼ expressiveness
☼ non-evaluative
☼ quantity
☼ building
NGT (Nominal Group Technique) : pemimpin memberikan masalah ke forum lalu ditulis di whiteboard. tiap member kemudian menuliskan alternatif masalah di whiteboard sebelum dipilih yang terbaik
Delphi Technique : cocok untuk orang dengan kualitas kinerja tinggi → ada kuesioner & feedback
Synectics : bentuk spesial dari brainstorming
Sumber : Handout Psikologi Kelompok Universitas Gunadarma. Klara Innata Arishanti
Norman Triplett (1897) → fasilitasi sosial → kehadiran orang lain mempengaruhi performa seseorang
Coaction Paradigm → melakukan tugas di satu tempat, namun tidak saling berinteraksi. contoh : membaca di rental buku
Audience Paradigm (passive spectacors) → kehadiran orang lain menghambat performa. contoh : belajar di tempat ramai
Robert Zajonc → 2 respon :
- respon dominan → fasilitasi sosial meningkatkan performa → sesuai
- respon nondominan → fasilitasi sosial menurunkan performa → tidak sesuai
Performa Kelompok yang Berinteraksi
Tipologi Tugas (Steiner)
- Divisible : satu tugas untuk beberapa orang
- Unitary : kebalikan divisible → satu orang satu tugas
- Maximazing : mengutamakan kuantitas
- Optimazing : mengutamakan kualitas
- Additive : penambahan input individual
- Compensatory : rata-rata penilaian individu
- Disjunctive : kelompok harus punya satu jawaban spesifik terhadap satu masalah
- Conjunctive : tiap member melakukan tugas spesifik
- Discretionary : member bebas memilih metode yang digunakan
Meningkatkan Performa
wajib ada : komunikasi, perencanaan, dan prosedur khusus
Prosedur khusus :
Brainstorming
☼ expressiveness
☼ non-evaluative
☼ quantity
☼ building
NGT (Nominal Group Technique) : pemimpin memberikan masalah ke forum lalu ditulis di whiteboard. tiap member kemudian menuliskan alternatif masalah di whiteboard sebelum dipilih yang terbaik
Delphi Technique : cocok untuk orang dengan kualitas kinerja tinggi → ada kuesioner & feedback
Synectics : bentuk spesial dari brainstorming
Sumber : Handout Psikologi Kelompok Universitas Gunadarma. Klara Innata Arishanti
Jumat, 29 Oktober 2010
Storming
merupakan tahap dimana terjadi konflik dalam kelompok
disagreement → confrontation → escalation → deescalation → conflict resolution
Disagreement ► perlu segera diidentifikasi masalahnya : salah paham atau bukan? urgent atau tidak?
Confrontation ► pertentangan terbuka (verbal attack) → polarisasi anggota kelompok
Escalation ► konflik makin tajam → anggota makin kasar → distrust, frustration, dan negative reciprocity
Deescalation ► konflik mulai menurun
Conflict Resolution ► akhir dari konflik, baik itu good ending atau bad ending
Mengolah konflik
1. Negosiasi :
- distributive issues : satu pihak puas, satu pihak lain mengikuti keputusan pihak yang puas
- integrative issues : = win-win solution
2. Membangun Kepercayaan : komunikasi keinginan individu dengan hati-hati
Mengapa terjadi konflik?
- Interdependence → bersifat kompetitif → konflik
- Influence strategies → affecting others, negative reinforcements → konflik
- Misunderstanding Misperception
Forming
Merupakan tahap pembentukan (becoming a group)
Replacement Theory
orang bergabung ke kelompok karena keanggotaan dapat memuaskan kebutuhan dasar biologis/psikologis tertentu → afiliasi, penghargaan, rasa aman, pengakuan
Proses Pembentukan Kelompok
Identifikasi
energi emosi individu/libido diarahkan ke dirinya & orang lain.
Individu menjadikan orang lain sebagai ego ideal-nya.
Penerimaan orangtua sebagai objek kasih sayang anak membentuk ikatan kuat → kepuasan melalui sense of belonging → meningkatkan self-development
Transferen
pembentukan kelompok pada awal kehidupan individu mempengaruhi perilaku kelompok selanjutnya. pemimpin kelompok dianggap sebagai figur otoritas → seperti orangtua
Sosiobiology → berdasarkan Teori Evolusi Charles Darwin
orang bergabung dalam kelompok → untuk memuaskan keinginan berafiliasi secara biologis
Proses Pembandingan Sosial
Leon Festinger → orang butuh orang lain karena mereka perlu info tentang diri mereka & lingkungan mereka → dibandingkan denga opini orang lain apakah valid, benar, sesuai
Pertukaran Sosial
mempertimbangkan reward dan cost → minimax principle (reward sebesar-besarnya, cost sekecil-kecilnya *sangat ekonomi*)
Sumber : Handout Psikologi Kelompok Universitas Gunadarma. Klara Innata Arishanti
Replacement Theory
orang bergabung ke kelompok karena keanggotaan dapat memuaskan kebutuhan dasar biologis/psikologis tertentu → afiliasi, penghargaan, rasa aman, pengakuan
Proses Pembentukan Kelompok
Identifikasi
energi emosi individu/libido diarahkan ke dirinya & orang lain.
Individu menjadikan orang lain sebagai ego ideal-nya.
Penerimaan orangtua sebagai objek kasih sayang anak membentuk ikatan kuat → kepuasan melalui sense of belonging → meningkatkan self-development
Transferen
pembentukan kelompok pada awal kehidupan individu mempengaruhi perilaku kelompok selanjutnya. pemimpin kelompok dianggap sebagai figur otoritas → seperti orangtua
Sosiobiology → berdasarkan Teori Evolusi Charles Darwin
orang bergabung dalam kelompok → untuk memuaskan keinginan berafiliasi secara biologis
Proses Pembandingan Sosial
Leon Festinger → orang butuh orang lain karena mereka perlu info tentang diri mereka & lingkungan mereka → dibandingkan denga opini orang lain apakah valid, benar, sesuai
Pertukaran Sosial
mempertimbangkan reward dan cost → minimax principle (reward sebesar-besarnya, cost sekecil-kecilnya *sangat ekonomi*)
Sumber : Handout Psikologi Kelompok Universitas Gunadarma. Klara Innata Arishanti
Langganan:
Postingan (Atom)