Rabu, 29 September 2010
Kelompok - Pengertian
Ada banyak tokoh yang memberi definisi terhadap kelompok, dengan dilihat dari berbagai aspek.
Berikut definisi kelompok dari beberapa tokoh berdasarkan aspek-aspeknya :
Berdasarkan Interaksi Interpersonal
Bonner
"A group is a number of people in interaction with one another, and it's the interaction process that distinguishes group from an aggregate" - Kelompok adalah sejumlah individu yang saling berinteraksi, dimana interaksi tersebut membedakan kelompok dengan agregat
Homans
"Kelompok adalah sejumlah individu yang berkomunikasi satu sama lain dalam jangka waktu tertentu. Jumlah individu tersebut tidak banyak, sehingga memungkinkan terjadinya komunikasi secara langsung."
Stogdill
"Kelompok adalah suatu sistem interaksi terbuka dimana struktur sistem tersebut menentukan pola interaksi."
Berdasarkan Persepsi
☼ asumsi bahwa anggota kelompok menyadari bahwa ada persepsi bersama akan hubungannya dengan anggota lain.
Smith
"A social group is a unit consisting of a plural number of separate organisms/agents who have a collective perception of their unity and have the ability to act in a unitary manner toward their environment." - Kelompok sosial adalah sebuah unit yang terdiri atas sejumlah anggota yang memiliki persepsi bersama tentang kesatuan mereka dan mampu bertindak dalam cara yang sama terhadap lingkungan mereka.
Bales
"Kelompok kecil merupakan sejumlah orang yang berinteraksi secara langsung dimana setiap anggota menerima persepsi dan impresi pertama dengan yang lain dan bereaksi satu sama lain."
Berdasarkan Motivasi
Bass
"a group is a collection of individuals whose existence as a collection is rewarding to the individuals." - menekankan pada rewarding kelompok kepada individu-individu yang menjadi anggotanya.
Berdasarkan Tujuan
Mills
"a small groups are units composed by two or more persons who come into contact for a purpose and who consider the contact meaningful." - Pengertian kelompok dilihat dari purpose dan bagaimana memandang kontak kelompok sebagai sesuatu yang berarti.
Berdasarkan Interdependensi (Ketergantungan)
Fiedler
"A set of individuals who share a common fate, that is who are interdependent in the sense that an event which affects one member is likely to after all." - Sekumpulan individu yang memiliki nasib sama, yaitu saling bergantung dalam arti bahwa suatu peristiwa yang terjadi pada satu anggota akan mempengaruhi anggota yang lain
Cartwright & Zander
"A group is a collection of individuals who have relations to one another that make them interdependence to some significant degree." - Kelompok merupakan kumpulan individu yang berhubungan satu sama lain sehingga menciptakan ketergantungan dalam derajat tertentu.
Definisi Lain
Baron & Byrne
Kelompok memiliki 2 tanda psikologis :
1. sense of belonging
2. persamaan nasib anggota kelompok
maka : hasil setiap anggota kelompok saling berkaitan
Sumber :
Handout Psikologi Kelompok. Klara Innata Arishanti. 2005
Walgito, Bimo. 2007. Psikologi Kelompok. Yogyakarta: Penerbit ANDI
Kelompok - Sejarah
Selanjutnya ditunjukkan bahwa kelompok tidak hanya dapat mempertinggi perorma seseorang (social facilitation), namun juga dapat menurunkan performa (social loafing).
Ringlemann ► bekerja dalam kelompok relatif besar hasilnya tidak sebaik kerja sendiri ► karena makin besar suatu kelompok, makin kecil tanggung jawab pribadi
akhir 1920 - 1930 ► problem solving : sendiri atau berkelompok?
hasilnya adalah, problem solving lebih efektif jika dilakukan berkelompok
akhir 1930 ► Kurt Lewin, Lippitt, dan White ► meneliti pengaruh berbagai gaya leadership : otokratis, demokratis, laissez-faire
social issues dapat diteliti dalam laboratorium (eksperimental)
Lahir tanggal 9 September 1890 di propinsi Posen di Prusia (sekarang merupakan bagian dari Polandia). Mulanya ingin belajar ilmu kedokteran, namun pada tahun 1910 Lewin pergi ke Berlin dan mempelajari psikologi sampai meraih gelar doktor pada tahun 1914. Setelah bertugas sebagai prajurit infantri pada Perang Dunia I, Lewin kembali ke Universitas Berlin sebagai instruktur dan asisten penelitian pada lembaga psikologi. Pada tahun 1926, Lewin diangkat sebagai profesor. Saat di Universitas Berlin, Lewin dan mahasiswanya banyak menerbitkan makalah eksperimental dan teoritis. Pada masa Hitler, Lewin adalah profesor tamu di Universitas Stanford. Setelah urusan di Jerman beres, Lewin pindah ke Amerika Serikat, dan menetap disana hingga akhir hayatnya. Lewin wafat tanggal 9 Februari 1947 di Massachussetts pada usia 56 tahun.
Lewin menjadi profesor dalam bidang psikologi anak-anak di Universitas Cornell selama 2 tahun (1933-1935) sebelum dipanggil untuk menjadi profesor psikologi pada Badan Kesejahteraan Anak di Universitas Negeri Iowa. Tahun 1945, Lewin diangkat sebagai profesor dan direktur Pusat Penelitian Dinamika Kelompok di MIT.
Sumber :
Hall, Calvin S. dan Gardner Lindzey. 1993. Psikologi Kepribadian 2 : Teori-Teori Holistik (Organismik - Fenomenologis). Yogyakarta: Kanisius
Walgito, Bimo. 2007. Psikologi Kelompok. Yogyakarta: Penerbit ANDI
Wikipedia - Kurt Lewin (gambar)Psikologi Kelompok – Samakah dengan Psikologi Sosial?
Agregat
ciri-ciri :
☼ Tidak saling kenal
☼ Tidak ada interaksi
☼ Ada kesamaan (karakteristik tertentu)
contoh : beberapa orang yang sedang menunggu kereta ekonomi di stasiun, orang-orang yang mengantri tiket
Audiens
ciri-ciri :
☼ melakukan hal sama pada satu waktu
☼ tidak saling kenal
☼ interaksi kurang
contoh : penonton konser, pengguna komputer di warnet
Crowd
ciri-ciri :
☼ ada kedekatan fisik
☼ berinteraksi terhadap suatu stimulus atau pada situasi umum
contoh : pendemo di depan gedung MPR, orasi di bundaran HI
Team
ciri-ciri :
☼ ada interaksi secara teratur (harian, mingguan, dwi-mingguan, dsb)
☼ memiliki aktivitas atau tujuan tertentu
contoh : kesebelasan sepak bola, tim basket, tim baseball
Family
ciri-ciri :
☼ ada hubungan darah atau ikatan hukum
☼ tinggal di satu tempat (seatap)
Formal Organization
ciri-ciri :
☼ ada kerja sama
☼ memiliki struktur yang jelas
☼ ada tujuan bersama dan visi-misi untuk mencapai tujuan tersebut
contoh : OSIS, BEM, MPK, Parpol, organisasi kerja
Psikologi Sosial : ilmu yang berkaitan dengan interaksi manusia.
Shaw & Constanzo → Psikologi Sosial adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku individual sebagai fungsi stimulus-stimulus sosial.
Baron & Byrne → Psikologi Sosial adalah bidang ilmu yang mencari pemahaman tentang asal mula dan penyebab terjadinya pemikiran serta perilaku individu dalam situasi sosial.
objek studinya :
► individu
► kelompok
► hubungan diantaranya (individu-individu, individu-kelompok, kelompok-kelompok)
Psikologi Kelompok merupakan bagian dari Psikologi Sosial, dan kedua cabang ilmu ini saling terkait satu sama lain.
Kenapa?
Karena objek studi psikologi sosial adalah tingkah laku individu dalam hubungannya dengan situasi sosial. Sedangkan situasi sosial sangat berkaitan dengan keberadaan kelompok, dan tingkah laku individu sangat dipengaruhi oleh kelompok dimana individu tersebut berada.
Secara sederhana, hubungan antara psikologi sosial dengan psikologi kelompok dapat digambarkan dengan diagram 1 :
Diagram 1 - psikologi kelompok merupakan bagian dari psikologi sosial
Nama lain untuk psikologi kelompok adalah dinamika kelompok, dengan tokohnya Kurt Lewin.
Sejarah tokoh dibahas pada posting berikutnya
sumber :
Hand Out Psikologi Kelompok. Klara Innata Arishanti. 2005
Sarwono, Sarlito W. 2009. Psikologi Sosial. Jakarta: Penerbit Salemba Humanika
Walgito, Bimo. 2007. Psikologi Kelompok. Yogyakarta: Penerbit ANDI
Dinamika Sosial dan Psikologi Sosial
Wikipedia - Kurt Lewin (gambar)